Nasi Lengko

Nasi-Lengko-Plus-Kambing-MudaNasi Lengko atau sega lengko merupakan salah satu makanan khas atau makanan yang sangat banyak diminati dan disukai oleh masyarakat Cirebon, Tegal, Indramayu dan daerah daerah lainnya. Nasi Lengko merupakan makanan yang kaya akan serat dan terhitung rendah lemak dan kolesterol karena tidak mengandung daging dagingan. Sehingga Nasi Lengko juga menjadi salah satu makanan yang rendah lemak. Nasi Lengko terdiri dari nasi putih, sayuran, bumbu kacang, dan bahan bahan lainnya yang menjadikan nasi ini begitu gurih dan nikmati apalagi jika dihidangkan selagi hangat atau selagi panas.

Pinky Guard

pinkylogoPinky Guard merupakan pusat perawatan mobil yang menggunakan produk bermutu tinggi dan dikerjakan oleh detailer terlatih dengan proses kerja yang sistematis.

  1. Mencegah melekatnya debu dan kotoran sehingga kendaraan lebih mudah dibersihkan.
  2. Melindungi cat kendaraan dari sinar ultraviolet, tidak mudah terkena goresan halus, noda air, kotoran burung, getah pohon.
  3. Hasil kilapnya permanen dengan double protection ( sinar UV dan cuaca)
  4. Memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap goresan dibanding pelindung cat lainya.
  5. Produk tidak mengandung soda api atau asam yang kuat.
  6. Bukan merupakan cairan pemoles berbahan dasar lilin (wax) atau silikon yang mudah pudar jika terkena air, tapi merupakan formula polimer resin yang tahan lama.

Blendung

blendungBlendung adalah salah satu makanan yang ada di daerah Cirebon dan sekitarnya. Makanan ini terbuat dari jagung rebusan pipilan yang di taburi dengan parutan kelapa dan sedikit di taburi garam. Makanan ini sangat murah meriah. Harganya sangat terjangkau hanya dengan seribu rupiah kita dapat menikmati makanan ini. Bledung biasanya di jual oleh pedagang-pedagang menjual aneka kue-kue tradisional.

SENI BUROK

burokSeni Burok adalah salah satu kesenian rakyat yang sangat terkenal dan digemari di kalangan masyarakat Cikakak dan sekitar Cirebon. Menurut cerita seni Burok sudah ada sekitar tahun 1934. Awalnya ada seorang penduduk desa Kalimaro Kecamatan Babakan bernama Kalil membuat sebuah kreasi baru seni Badawang (boneka-boneka berukuran besar) yaitu berupa Kuda Terbang Buroq, konon ia diilhami oleh cerita rakyat yang hidup di kalangan masyarakat Islam tentang perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhamad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha dengan menunggang hewan kuda bersayap yang disebut Buroq. Selain dalam cerita rakyat, masyarakat Cirebon dikenalkan pula sosok Buroq ini dalam lukisan-lukisan kaca yang pada waktu itu cukup popular dan dimiliki oleh beberapa anggota masyarakat di Cirebon. Lukisan kaca tersebut berupa Kuda sembrani (bersayap) dengan wajah putri cantik berwajah putih bercahaya. Di dalam perkembangannya Genjring Buroq semakin digemari masyarakat, bahkan tersebar ke pelbagai daerah di luar Cirebon, seperti Losari, Brebes, Banjarharja, Karang Suwung, Ciledug, Kuningan, dan Indramayu. Di Cikakak pertunjukan Burok biasanya dipakai dalam beberapa hajatan, seperti Sunatan, perkawinan, dll. Burok biasanya dilakukan mulai pagi hari atau siang hari tergantung pesanan dai yang punya hajat lalu berkeliling kampung di sekitar lokasi hajatan tersebut. Selain boneka Buroq, ada juga boneka pengiring lainnya seperti Gajah, Macan, Kuda, Kera, dll., bahkan sekarang ada juga boneka Barongsai yang biasa kita saksikan dalam acara imlek.